Cachety

Selfie dengan KTP dan verifikasi online: cara mengirimnya dengan aman

Diperbarui 12 Oktober 2026

Banyak layanan meminta foto KTP dan selfie sambil memegang KTP untuk verifikasi akun (e-KYC). Di aplikasi resmi, ini prosedur biasa. Masalahnya, foto yang sama juga diincar penipu dan pinjol ilegal.

Contoh watermark

Hanya untuk verifikasi akun, Toko Online Sentosa, 12/10/2026

Kapan selfie KTP itu wajar, kapan mencurigakan

Bank, e-wallet, marketplace, dan penyedia pinjaman yang berizin memang wajib mengenali nasabahnya. Biasanya mereka meminta Anda memotret KTP dan wajah langsung lewat kamera di dalam aplikasi resmi. Yang patut dicurigai adalah permintaan selfie KTP lewat jalur lain: dikirim ke nomor WhatsApp pribadi, lewat tautan dari SMS, atau sebagai syarat hadiah, undian, lowongan kerja, atau barang murah.

OJK berulang kali mengimbau masyarakat agar ekstra hati-hati memberikan data pribadi seperti NIK, foto KTP, rekaman wajah, dan kode OTP. Modusnya beragam: hadiah, menang undian, komisi, harga khusus, sampai tawaran kerja. Jangan pernah memberikan kode OTP kepada siapa pun.

Cek dulu sebelum mengirim

  • Apakah aplikasinya resmi? Unduh dari toko aplikasi resmi, dan untuk layanan pinjaman, pastikan perusahaannya terdaftar dan berizin di OJK.
  • Apakah memang perlu? Tanyakan untuk apa data itu dipakai jika tidak dijelaskan.
  • Apakah jalurnya aman? Jangan kirim selfie KTP ke akun media sosial atau nomor pribadi yang tidak jelas.
  • Apakah izin aplikasinya wajar? Aplikasi pinjaman yang meminta akses ke seluruh kontak dan galeri adalah tanda bahaya.

Kamera di dalam aplikasi atau kirim file sendiri?

Jika verifikasi dilakukan dengan kamera langsung di dalam aplikasi, Anda tidak bisa menambahkan watermark, dan memang sebaiknya ikuti petunjuk aplikasi. Sistem verifikasi otomatis bisa menolak foto yang sudah diberi tulisan. Tetapi jika Anda diminta meng-upload file atau mengirimnya lewat email atau chat, Anda bisa memberi watermark terlebih dahulu.

Cara memberi watermark dengan Cachety

  1. 1Buka cachety.com di browser HP Anda.
  2. 2Pilih foto KTP dan foto selfie dari galeri. Keduanya bisa dimasukkan sekaligus.
  3. 3Ketik keperluan dan penerimanya, misalnya "Hanya untuk verifikasi akun, Toko Online Sentosa", lalu tambahkan tanggal hari ini.
  4. 4Periksa pratinjau: wajah dan data KTP harus tetap terlihat jelas. Turunkan opasitas jika watermark terlalu tebal.
  5. 5Jika formulirnya membatasi ukuran file, pilih ukuran maksimal 1, 2, 5, atau 10 MB.
  6. 6Unduh hasilnya, lalu upload file itu ke formulir resmi.

Tulisan tangan di kertas kecil juga bisa membantu: tulis tanggal dan keperluan, lalu letakkan di area kosong saat memotret selfie dengan KTP. Dengan begitu foto selfie pun punya keterangan, bahkan saat difoto lewat aplikasi.

Foto tidak keluar dari HP Anda

Cachety tidak punya server yang menerima file. Foto KTP dan selfie Anda diproses di browser, di HP Anda sendiri. Lokasi GPS dan data tersembunyi lain di foto juga dihapus dari hasilnya. Ingat, watermark mempersulit penyalahgunaan, tetapi tidak menghentikan orang yang memotret layar. Kirim hanya ke pihak yang sudah Anda pastikan resmi.

Pertanyaan umum

Apakah selfie KTP ber-watermark akan ditolak?
Bisa saja, terutama jika verifikasinya otomatis. Untuk verifikasi lewat kamera aplikasi, ikuti petunjuk aplikasi. Watermark paling berguna saat Anda mengirim file sendiri lewat upload, email, atau chat.
Bagaimana tahu pinjaman online itu legal?
Periksa apakah perusahaannya terdaftar dan berizin di OJK, lewat situs resmi OJK atau Kontak OJK 157. Pinjol yang meminta akses ke semua kontak, menagih dengan ancaman, atau mentransfer dana yang tidak pernah Anda ajukan adalah tanda bahaya.
Saya sudah terlanjur mengirim selfie KTP ke pihak yang mencurigakan. Apa yang harus dilakukan?
Simpan bukti percakapan, ganti kata sandi akun penting, dan pantau rekening Anda. Anda bisa memeriksa pinjaman atas nama Anda lewat layanan iDebku dari OJK, dan melapor ke OJK di 157 atau ke polisi jika data Anda disalahgunakan.