Cachety

Cara memberi watermark pada foto KTP agar tidak disalahgunakan

Diperbarui 12 Oktober 2026

Foto KTP diminta di mana-mana: buka rekening, daftar kerja, sewa kos, beli kartu SIM. Watermark yang menyebut untuk apa, untuk siapa, dan kapan salinan itu dibuat membuatnya jauh lebih sulit dipakai untuk hal lain.

Contoh watermark

Hanya untuk pembukaan rekening, Bank Nusantara Jaya, 12/10/2026

Mengapa foto KTP polos berisiko

KTP elektronik memuat hampir semua yang dibutuhkan untuk menyamar menjadi Anda: NIK 16 digit, nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, alamat, dan foto wajah. Foto KTP tanpa tanda apa pun bisa dipakai ulang di mana saja, misalnya untuk mendaftar pinjol atas nama Anda atau membuka akun yang tidak pernah Anda buat. Begitu foto itu terkirim lewat WhatsApp atau formulir online, Anda tidak lagi tahu di mana foto itu disimpan dan siapa saja yang melihatnya.

Karena itu, imbauan untuk memberi watermark pada foto KTP sudah sering disampaikan, termasuk oleh Kominfo (kini Komdigi) dan media nasional: tuliskan tanggal dan keperluannya, lalu atur transparansinya agar data tetap terbaca.

Apa yang ditulis di watermark

  • Keperluan: misalnya "Hanya untuk pembukaan rekening" atau "Hanya untuk sewa kos".
  • Penerima: nama bank, perusahaan, pemilik kos, atau toko.
  • Tanggal: hari Anda mengirimnya, supaya salinan lama tidak bisa diaku sebagai salinan baru.

Hindari tulisan umum seperti "COPY" atau "Rahasia" saja: tulisan itu tidak menjelaskan ke mana salinan tersebut seharusnya pergi. Teks watermark bisa sampai 120 karakter, tetapi sepuluh sampai lima belas kata sudah cukup.

Langkah-langkah dengan Cachety

  1. 1Buka cachety.com di browser HP atau komputer. Tidak perlu instal aplikasi, tidak perlu daftar.
  2. 2Ketuk area dokumen dan pilih foto atau scan KTP dari galeri. PDF juga bisa.
  3. 3Ketik teks watermark atau pilih templat, misalnya Bank, lalu tambahkan nama penerima. Tekan tombol untuk menambahkan tanggal hari ini.
  4. 4Lihat pratinjau. Pastikan NIK, nama, dan foto Anda masih terbaca di balik watermark. Jika perlu, atur ukuran, warna, atau opasitas.
  5. 5Unduh hasilnya dan kirim file ber-watermark itu, bukan foto aslinya.

Watermark diulang miring di seluruh halaman dan menyatu dengan gambar, jadi tidak bisa dipotong dari satu sudut saja. Polanya juga sedikit berbeda di setiap salinan.

File Anda tidak di-upload ke mana pun

Banyak situs watermark meng-upload foto KTP Anda ke server mereka. Cachety bekerja di dalam browser Anda: tidak ada server yang menerima file. Setelah halaman terbuka, Anda bahkan bisa menyalakan mode pesawat dan alat ini tetap berjalan. Cachety juga menghapus data tersembunyi seperti lokasi GPS yang sering tersimpan di foto HP.

Watermark membuat salinan sulit dipakai ulang dan membantu melacak kebocoran, tetapi tidak membuatnya mustahil. Tetap kirim KTP hanya kepada pihak yang jelas, dan hanya jika memang diperlukan.

Pertanyaan umum

Apakah KTP ber-watermark tetap diterima bank atau kantor?
Biasanya ya, selama data terbaca jelas. Watermark dibuat transparan, dan Anda bisa memeriksa hasilnya di pratinjau sebelum mengunduh. Jika suatu layanan punya aturan foto sendiri, misalnya harus difoto langsung di aplikasi, ikuti aturan mereka.
Bagaimana kalau saya diminta fotokopi KTP, bukan file?
Untuk fotokopi kertas, Anda bisa menulis keperluan, penerima, dan tanggal dengan pulpen di atas fotokopi, sebagian mengenai gambar KTP. Untuk file yang dikirim lewat WhatsApp atau email, pakai watermark digital.
Apakah Cachety menyimpan foto KTP saya?
Tidak. File diproses di browser Anda, di perangkat Anda sendiri, dan tidak pernah dikirim ke Cachety atau pihak lain.
Apakah Cachety berbayar?
Tidak. Cachety gratis, tanpa akun, tanpa pelacakan, dan kodenya terbuka (open source).